Luar Biasa.., Kesetiaan, Kecintaan dan dukungan kepada Walikota Sibolga dan Bupati Tapteng dibawa hingga akhir hayat
Telusur pro Rakyat, Kejadian tragedi hilangnya kapal KM Mega Top III menjadi perbincangan hangat dimasyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah khususnya. Dua orang jenazah yang ditemukan masing-masing mengenakan baju Pilkada Sibolga dan Pilkada Tapteng yang diduga kuat bagian dari ke 29 orang ABK yang sejak dinyatakan hilang pada tanggal 3 Januari 2018 lalu hingga kini masih belum diketahui keberadaanya.
Penemuan pertama pada tanggal 8 Februari 2018 dalam posisi terapung kondisi tidak bernyawa dan dibalut dengan jaring beserta pelampung. Mayat diketahui mengenakan baju dengan bertulikan “SERASI” yang merupakan baju pasangan peserta Pilkada Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Edi Polo Sitanggang yang juga menjadi pemenang dan memimpin kota Sibolga sampai saat ini.
Sementara penemuan kedua pada tanggal 18 Februari 2018 juga ditemukan posisi terapung dan sudah tidak bernyawa. Korban juga mengenakan baju pilkada Tapteng nomor urut 3 bertuliskan “BADAR SAJA” salah satu pasangan calon Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dengan Darwin Sitompul yang juga menjadi pemenang dan memimpin Tapteng hingga sampai saat ini,
Dari hasil penemuan mayat tersebut menjadi cerita hangat di kalangan masyarakat. Kesetiaan, dukungan dan rasa cinta masyarakat kepada kedua kepada daerah dibawa hingga akhir hayat. Menjadi pakaian menghembuskan nafas terkhir mereka.
Selain itu para keluarga ABK juga berharap kepada kedua kepala daerah dapat mengapresiasi kesetiaan dan dukungan atas kecintaan mereka terhadap kedua pemimpin daerah.
Tragedi hilangnya kapal KM Mega Top III membuat cerita opini di masyarakat, dimulai dari jumlah ABK dari kedua daerah berjumlah yang sama di kota Sibolga sendiri berjumlah 14 orang dan di Tapteng juga 14 orang, kemudian
penemuan mayat juga baru 1 orang dari Sibolga dengan mengenakan baju Pilkada Sibolga “SERASI” pasangan Syarfi-Edi Walikota Sibolga, sementara dari Tapteng ditemukan mengenakan baju pilkada “BADAR SAJA” pasangan Bakhtiar-Darwin Bupati Tapteng.
Sehingga para anggota keluarga dan Masyarakat sangat berharap kedua kepala daerah Bapak Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Bupati Tapanuli Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani dapat membatu para keluarga ABK yang sudah kehilangan kepala keluarga yang bertanggung memenuhi kebutuhan anak dan istri kelurga ABK. Memintak dapat menunjukkan rasa kecintaan kepada para korban sebagai mana rasa cinta dan dikungan mereka kepda kepada daerah mereka masing-masing hingga akhir hanyat mereka masih mengekakan baju kebanggaan dukungan mereka kapada kepada daerah khusnya Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Diketahui kapal KM Mega Top III awalnya berangkat dari tangkahan UD. Sinarmas milik Tono Dasiran Pengusaha sekaligus pemilik kapal pada tanggal 27 Desember 2017 dan dinyatakan hilang kontak pada tanggal 02 Januari 2018 sekitar pukul 20.00 WIB di Samudera Hindia Barat Sumatera dan hingga sampai diterbitkannya berita ini masih belum di ketahui keberadaan kapal dan ke 27 orang lain yang belum ditemukan, sementar 2 orang lainnya yang sudah ditemukan masih dalam tahap pemeriksaan forensik sampel DNA guna memastikan keluaga para korban.
Sementara itu, harus rela menunggu beberapa minggu untuk mendapatkan hasil dari kedua orang jenazah tersebut yang masih tersimpan didalam kamar jenazah RSU FL Tobing Sibolga, masih menunggu hasil DNA dari Polda Sumut.
- Get link
- X
- Other Apps


Comments
Post a Comment